Rektor UT: Pendidikan Tinggi Harus Adaptif dengan Dunia Kerja dan Kebutuhan SDM
Jakarta, 30 Oktober 2023 - Rektor Universitas Terbuka (UT), Prof. Ojat Darojat, mengungkapkan pentingnya pendidikan tinggi untuk beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja dan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Dalam seminar yang diadakan di kampus UT, beliau menekankan bahwa lembaga pendidikan harus mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Menurut Prof. Ojat, transformasi digital dan perubahan cepat dalam dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk melakukan reformasi kurikulum. “Kita harus mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang sesuai dengan permintaan pasar,” ujarnya.
Pendekatan Kolaboratif
Rektor UT juga menambahkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri adalah kunci untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja. Oleh karena itu, UT berupaya mengadakan kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk menciptakan program pendidikan yang relevan dan aplikatif.
- Program magang bagi mahasiswa di perusahaan-perusahaan ternama.
- Pengembangan kurikulum yang melibatkan praktisi industri.
- Penyelenggaraan workshop dan seminar dengan narasumber dari kalangan profesional.
“Kami percaya dengan pendekatan kolaboratif ini, mahasiswa kami akan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus,” kata Prof. Ojat.
Tanggapan dari Mahasiswa
Respon dari mahasiswa pun cukup positif. Salah satu mahasiswa, Rani (21), mengatakan bahwa program-program yang ditawarkan UT sangat membantu dirinya untuk mempersiapkan diri dalam memasuki dunia kerja. “Dengan adanya magang dan pelatihan dari industri, saya merasa lebih percaya diri untuk mencari pekerjaan setelah lulus,” tuturnya.
Pentingnya Ketersediaan SDM Berkualitas
Di sisi lain, Rektor UT juga menekankan pentingnya pemerintah dalam menyediakan kebijakan yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi. “Tanpa dukungan regulasi yang kuat, sulit bagi kami untuk berinovasi dan beradaptasi dengan cepat sesuai kebutuhan pasar,” tegasnya.
Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan di era globalisasi ini.