Presiden Prabowo Subianto telah resmi menetapkan Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian yang baru. Pelantikan tersebut dilakukan dalam rangkaian perubahan struktur kabinet atau reshuffle besar-besaran yang berlangsung pada Kamis (1/10).
Penunjukan Muhammad Saleh Mustafa sebagai orang kedua di Kementerian Pertanian menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional. Kehadiran sosok berlatar belakang militer tinggi ini diharapkan dapat membawa kedisiplinan serta manajemen organisasi yang kuat dalam mengawal program-program kedaulatan pangan yang menjadi prioritas pemerintahan saat ini.
Sebagai seorang perwira tinggi TNI berpangkat Letnan Jenderal, Muhammad Saleh Mustafa membawa rekam jejak kepemimpinan yang panjang di lingkungan militer. Pengalamannya dalam mengelola sumber daya manusia dan logistik di skala besar dinilai relevan untuk mendukung kinerja Menteri Pertanian dalam mengoptimalkan produksi pertanian di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah reshuffle ini merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk menyusun tim kerja yang dinamis dan kompeten guna menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta ketahanan pangan global yang kian tidak menentu. Dengan dilantiknya Wamentan baru, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam distribusi pupuk serta benih diharapkan dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.






