PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Rupiah Menguat, Ekonom: Stabilitas Masih Butuh Aliran Modal Asing ke SBN

Oleh: Rizky PratamaJumat, 03 Juli 2026 pukul 13.12
Rupiah Menguat, Ekonom: Stabilitas Masih Butuh Aliran Modal Asing ke SBN
[Iklan AdSense 728x90]

Rupiah Menguat, Ekonom: Stabilitas Masih Butuh Aliran Modal Asing ke SBN

Jakarta, 14 Oktober 2023 - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan dalam beberapa hari terakhir, mencapai level terbaiknya di tengah upaya pemerintah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi. Penguatan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi COVID-19.

Ekonom dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Saputra, menyatakan bahwa penguatan rupiah tidak lepas dari arus aliran modal asing yang mengalir ke Surat Berharga Negara (SBN). Menurutnya, keberlanjutan penguatan ini sangat bergantung pada stabilitas aliran modal asing ke pasar SBN.

Peran Modal Asing dalam Stabilitas Ekonomi

“Aliran modal asing ke SBN berperan penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ketika investor asing merasa percaya dengan prospek ekonomi Indonesia, mereka akan terus berinvestasi di SBN, yang tentu saja mendukung penguatan rupiah,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta.

Dr. Andi juga menambahkan, penguatan rupiah yang terjadi saat ini menjadi momentum yang baik bagi pemerintah untuk melakukan reformasi kebijakan yang lebih berfokus pada peningkatan daya tarik investasi, termasuk memperbaiki iklim investasi di dalam negeri.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Beberapa faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah, antara lain:

  • Situasi geopolitik global
  • Kebijakan moneter di negara-negara maju
  • Sentimen pasar terhadap ekonomi Indonesia
  • Data ekonomi yang menunjukkan pertumbuhan positif

Menyikapi perubahan ini, Bank Indonesia juga mengindikasikan siap untuk melakukan intervensi jika diperlukan, guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Intervensi tersebut diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar dan investor.

Kesimpulan

Peningkatan nilai tukar rupiah merupakan sinyal positif namun, tetap membutuhkan perhatian dari semua pihak untuk memperkuat penerimaan modal asing ke dalam SBN. Dalam jangka panjang, stabilitas rupiah akan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.