PORTALSOLUSINDO
Gaya Hidup

Saat Sakaratul Maut Setan Disebut Datang Menggoda, Rasulullah Ajarkan Amalan Ini

Oleh: Rizky PratamaSelasa, 07 Juli 2026 pukul 08.15
Saat Sakaratul Maut Setan Disebut Datang Menggoda, Rasulullah Ajarkan Amalan Ini
[Iklan AdSense 728x90]

Saat Sakaratul Maut Setan Disebut Datang Menggoda, Rasulullah Ajarkan Amalan Ini

Dalam setiap fase kehidupan, terutama saat menghadapi sakaratul maut, umat Islam diajarkan untuk tetap berpegang pada iman dan amalan yang baik. Menurut hadis Nabi Muhammad SAW, saat sakaratul maut, setan akan berusaha menggoda dan menyesatkan, dengan harapan agar seseorang kehilangan iman di saat-saat terakhirnya.

Ketika nyawa seseorang hendak diambil, adalah saat yang sangat kritis bagi jiwa. Dalam kondisi ini, Nabi Muhammad SAW memberikan penekanan terhadap amalan tertentu yang dapat membantu seorang mukmin. Berikut adalah beberapa amalan yang disarankan untuk dilakukan saat menghadapi sakaratul maut:

  • Membaca Kalimat Tauhid: Mengucapkan 'La ilaha illallah' (Tidak ada Tuhan selain Allah) adalah bentuk pengesahan iman, yang sangat dianjurkan untuk diulang dalam keadaan kritis.
  • Berserah Diri kepada Allah: Dalam kondisi tertekan, memperbanyak doa dan mempercayakan diri kepada Allah adalah hal yang sangat penting.
  • Berdoa untuk Keluarga: Meminta ampunan dan kebaikan bagi keluarga dan orang-orang tercinta sebelum menghadap Sang Pencipta.
  • Menjaga Shalat: Melakukan shalat dan berdoa dengan khusyuk, meski dalam keadaan sehat maupun sakit, agar jadi kebiasaan hingga akhir hayat.

Para ulama menjelaskan bahwa mengikuti ajaran Nabi seputar amalan saat menjelang kematian dapat membantu individu mencapai husnul khatimah (akhir yang baik). Ini menunjukkan pentingnya hakikat iman yang kuat dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah di saat terakhir.

Perlunya memperbanyak pengetahuan dan amal shalih selama kehidupan sehari-hari menjadi kunci untuk menghadap kepada Allah dengan tenang. Dengan berpegang pada ajaran Islam, setiap muslim diharapkan mampu melewati momen sakaratul maut dengan khalifah yang bersih dan penuh harapan akan rahmat-Nya.

Di masyarakat, edukasi mengenai hal ini sangat penting. Meningkatkan pemahaman tentang hakikat kematian dan persiapan menyambutnya harus menjadi perhatian semua kalangan, baik dalam lingkungan keluarga maupun komunitas.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.