Sensus Ekonomi 2026, BPS Imbau Masyarakat Menjawab Jujur
Jakarta, 23 Maret 2023 - Badan Pusat Statistik (BPS) mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Dengan mengedepankan pentingnya keakuratan data, BPS mengimbau masyarakat agar memberikan jawaban yang jujur dan akurat saat petugas melakukan pendataan.
Wakil Kepala BPS, Dr. Margo Yuwono, dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta, mengatakan, “Sensus Ekonomi adalah salah satu pilar penting dalam pengambilan keputusan yang berbasis data. Data yang kami kumpulkan akan digunakan untuk merencanakan pembangunan ekonomi yang lebih baik bagi negara kita.”
BPS menyebutkan bahwa sensus ini akan melibatkan seluruh pelaku ekonomi, baik itu usaha mikro, kecil, menengah, maupun besar. Margo menegaskan, “Kami membutuhkan informasi yang valid untuk menggambarkan kondisi perekonomian secara menyeluruh. Jawaban yang tidak jujur hanya akan merugikan masyarakat itu sendiri.”
- Kegiatan Sensus Ekonomi 2026:
- Pelaksanaan akan dimulai pada bulan Mei hingga Juli 2026.
- Pengumpulan data akan dilakukan secara daring dan luring.
- Pemberian edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya sensus akan dilakukan mulai tahun 2025.
Terkait dengan kekhawatiran masyarakat mengenai privasi data, BPS menjamin bahwa informasi yang diberikan oleh masyarakat akan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. “Kami berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan data, karena kami memahami bahwa setiap pelaku ekonomi memiliki kepentingan dan kerahasiaan yang perlu dihormati,” tambah Margo.
BPS juga akan melibatkan peran aktif pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan pelaksanaan yang sukses. Dengan harapan, Sensus Ekonomi 2026 ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi ekonomi di seluruh Indonesia.
“Mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kemajuan perekonomian Indonesia,” tutup Dr. Margo Yuwono.