Binus Semarang sukses menyelenggarakan "Semarang International Art & Design Festival" atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sewunara. Acara ini dirancang sebagai titik temu bagi berbagai gagasan kreatif yang melibatkan partisipan dari lintas negara, guna mendorong inovasi di bidang seni dan desain.
Festival ini menjadi momentum penting bagi para kreator, akademisi, dan praktisi untuk saling bertukar pikiran serta memamerkan karya-karya inovatif. Melalui Sewunara, Binus Semarang berupaya menciptakan ekosistem kreatif yang tidak hanya terbatas pada skala lokal, tetapi juga mampu bersaing dan berkolaborasi di level internasional. Interaksi antarnegara dalam ajang ini diharapkan dapat membuka cakrawala baru dalam melihat tren desain global serta mengadaptasinya dengan kearifan lokal.
Selain pameran karya, kegiatan ini juga menekankan pada pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan industri kreatif. Dengan menghadirkan perspektif dari berbagai negara, para peserta diajak untuk berpikir kritis dan eksploratif dalam menciptakan solusi visual maupun fungsional yang relevan dengan kebutuhan zaman. Hal ini sejalan dengan visi pengembangan bakat muda agar memiliki daya saing global namun tetap berpijak pada identitas budaya sendiri.
Kegiatan Sewunara diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan industri kreatif di Kota Semarang dan sekitarnya. Kolaborasi yang terjalin selama festival ini diharapkan dapat berlanjut menjadi kerja sama strategis dalam pengembangan riset dan desain di masa depan.
Sebagai informasi tambahan, Kota Semarang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Tengah yang terus berkembang. Dukungan terhadap festival seni dan desain seperti ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi kota sebagai hub kreativitas, mengingat banyaknya institusi pendidikan dan komunitas seni yang aktif berkontribusi dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.






