PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Tabungan Hari Tua Tersangkut di DSI, Korban Jual Aset untuk Bertahan Hidup

Oleh: Andi PratamaKamis, 02 Juli 2026 pukul 16.06
Tabungan Hari Tua Tersangkut di DSI, Korban Jual Aset untuk Bertahan Hidup
[Iklan AdSense 728x90]

Tabungan Hari Tua Tersangkut di DSI, Korban Jual Aset untuk Bertahan Hidup

Jakarta, BNEWS – Kasus dugaan penipuan investasi yang melibatkan Dinas Sosial Indonesia (DSI) semakin mengemuka. Sejumlah korban yang seharusnya mendapatkan tabungan hari tua mereka kini terpaksa menjual aset untuk bertahan hidup.

Menurut data yang diperoleh, kasus ini berawal dari program investasi yang ditawarkan DSI dengan janji pengembalian yang menggiurkan. Banyak masyarakat, terutama para pensiunan, terjebak dalam skema ini yang ternyata tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Kisah Para Korban

  • Yani, 62 tahun: “Saya menginvestasikan seluruh tabungan hari tua saya yang seharusnya bisa membantu kehidupan saya di masa tua. Sekarang saya terpaksa menjual perhiasan dan barang berharga lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan nada sedih.
  • Budi, 59 tahun: “Saya tertarik dengan program ini karena dijanjikan imbal hasil yang tinggi. Sekarang semua uang saya hilang, dan saya tidak tahu harus kemana lagi,” tambahnya.

DSI Beri Penjelasan

Pihak DSI melalui juru bicaranya mengklaim bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh para korban. “Kami hanya menyediakan platform, namun tidak menjamin hasil investasi. Segala keputusan ada di tangan individu masing-masing,” ungkapnya.

Tindakan Hukum yang Ditempuh

Beberapa korban telah berencana untuk melaporkan DSI kepada pihak berwajib. Pengacara yang mewakili mereka, Ahmad, menyatakan bahwa akan ada aksi hukum yang lebih lanjut. “Kami akan mengumpulkan bukti dan meminta pertanggungjawaban dari DSI atas kerugian yang dialami oleh klien kami,” ujarnya.

Kesadaran Masyarakat

Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya untuk lebih berhati-hati ketika berinvestasi, terutama bagi para pensiunan yang bergantung pada tabungan hari tua mereka. Financier dan perencana keuangan menyarankan untuk selalu melakukan riset dan berkonsultasi dengan ahlinya sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Kasus DSI ini menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang. Mari kita tingkatkan kesadaran dan pengetahuan finansial untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.