PORTALSOLUSINDO
Teknologi

Apakah Teknologi AI Akan Mengambil Alih Pekerjaan Manusia? Simak Pendapat Ahli!

Oleh: Rizky PratamaMinggu, 12 Juli 2026 pukul 12.00
Apakah Teknologi AI Akan Mengambil Alih Pekerjaan Manusia? Simak Pendapat Ahli!
[Iklan AdSense 728x90]

Apakah Teknologi AI Akan Mengambil Alih Pekerjaan Manusia? Simak Pendapat Ahli!

Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) semakin berkembang pesat dan memicu perdebatan seru di kalangan masyarakat: Apakah AI akan mengambil alih pekerjaan manusia? Pertanyaan ini kian relevan di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Meningkatnya Kehadiran AI di Berbagai Sektor

Beberapa sektor industri telah mulai menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional. Misalnya, di sektor manufaktur, robot-robot canggih digunakan untuk melakukan tugas-tugas yang berulang dan memerlukan presisi tinggi. Di bidang pelayanan pelanggan, chatbot AI digunakan untuk menjawab pertanyaan konsumen tanpa perlu campur tangan manusia.

Pendapat Para Ahli

  • Dr. Siti Nurhaliza, pakar teknologi dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa AI berpotensi menggantikan pekerjaan rutin dan berulang. "Namun, harus diingat bahwa AI juga membuka peluang pekerjaan baru, terutama di bidang teknologi informasi dan pengembangan perangkat lunak," ujarnya.
  • Prof. Ahmad Syafi'i, seorang ekonom dari Universitas Gadjah Mada, menambahkan, "Transformasi ini akan mengharuskan tenaga kerja untuk beradaptasi. Pekerjaan yang membutuhkan kreativitas dan emosi manusia tetap akan aman dari penggantian oleh AI."

Risiko dan Peluang

Menurut sebuah laporan dari International Labour Organization (ILO), hingga tahun 2030 diperkirakan ada 1,4 miliar pekerja yang harus beralih ke pekerjaan baru akibat perubahan teknologi. Meskipun banyak pekerjaan berisiko hilang, namun juga diperkirakan tercipta 133 juta pekerjaan baru berkat peningkatan teknologi.

Kesimpulan

Teknologi AI memang memiliki potensi untuk menggantikan beberapa jenis pekerjaan, namun di satu sisi juga menciptakan peluang baru. Penting bagi pemerintah dan perusahaan untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan ini melalui pendidikan dan pelatihan yang tepat. Dengan begitu, manusia dan AI bisa berkolaborasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.