Sebuah inisiatif edukasi bagi para petani melalui perjalanan darat jarak jauh berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah. Mobil aktivasi CUPRINOMAT sukses menempuh perjalanan panjang sejauh 5.108 kilometer, yang dimulai dari Medan, Sumatera Utara, hingga berakhir di Sidrap, Sulawesi Selatan.
Perjalanan lintas pulau ini bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan sebuah misi penyuluhan yang menyasar para petani di berbagai wilayah yang dilewati. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi serta informasi penting guna meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan para petani dalam mengelola lahan dan hasil pertanian mereka.
Atas dedikasi dan pencapaian jarak tempuh yang luar biasa dalam rangka misi sosial edukatif tersebut, Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan resmi kepada program CUPRINOMAT. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi dan skala besar dari kegiatan aktivasi yang dilakukan untuk menjangkau masyarakat agraris di pelosok negeri.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi langsung melalui kunjungan lapangan tetap menjadi metode yang efektif dalam menyampaikan informasi teknis kepada petani. Dengan menjangkau titik-titik strategis dari ujung barat hingga wilayah Sulawesi, program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi produktivitas pertanian nasional melalui penyebaran pengetahuan yang lebih merata.
Sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi bagi sebagian besar masyarakat di pedesaan Indonesia. Upaya modernisasi pertanian melalui penyuluhan dan edukasi berkelanjutan menjadi sangat krusial untuk meningkatkan daya saing petani lokal di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika pasar global yang semakin kompetitif.






