PORTALSOLUSINDO
Nasional

TikTok-Tokopedia Bantah Lakukan PHK Massal

Oleh: Andi PratamaSenin, 06 Juli 2026 pukul 16.57
TikTok-Tokopedia Bantah Lakukan PHK Massal
[Iklan AdSense 728x90]

TikTok-Tokopedia Bantah Lakukan PHK Massal

Jakarta, Indonesia – Perwakilan dari TikTok dan Tokopedia, dua platform digital terkemuka di Indonesia, secara resmi membantah berita yang menyebutkan bahwa mereka akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Berita tersebut muncul seiring dengan kabar penyesuaian struktural yang dilakukan oleh beberapa perusahaan teknologi di pasar global.

Webinar virtual yang diadakan oleh kedua perusahaan pada hari Selasa (10/10/2023) menjelaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk mempertahankan sumber daya manusia yang ada serta berinvestasi dalam pertumbuhan tim mereka. Sarah Lim, Manajer HR TikTok Indonesia, menyatakan, "Kami tidak akan melakukan PHK massal. Kami sangat menghargai setiap individu yang berkontribusi dalam kesuksesan perusahaan."

Hal yang serupa juga dinyatakan oleh Joni Surya, Head of HR Tokopedia. "Kami tengah melakukan evaluasi dan akan fokus pada optimalisasi tim, namun kami tidak merencanakan PHK. Kami yakin dengan strategi yang telah kami jalankan selama ini," ungkapnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak perusahaan teknologi besar yang mengumumkan PHK massal akibat pengurangan anggaran dan penyesuaian pasar. Namun, TikTok dan Tokopedia memastikan bahwa mereka memiliki rencana jangka panjang yang solid untuk mempertahankan keberlanjutan operasional dan menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Dengan perkembangan teknologi yang cepat dan kebutuhan pasar yang terus berubah, kedua perusahaan ini berkomitmen untuk beradaptasi dan menjalankan strategi yang efektif untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang ada.

Pernyataan ini diharapkan dapat menghilangkan kekhawatiran di kalangan karyawan dan calon karyawan mengenai stabilitas pekerjaan di kedua perusahaan tersebut.

  • Komitmen SDM: TikTok dan Tokopedia menegaskan pentingnya SDM bagi pertumbuhan perusahaan.
  • Rencana Pertumbuhan: Kedua perusahaan berfokus pada inovasi dan pengembangan untuk masa depan.
  • Menghadapi Tantangan: Tidak ada PHK, tetapi evaluasi terhadap struktural dilakukan untuk efisiensi.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan, TikTok dan Tokopedia berusaha memperkuat posisi mereka di pasar dan menunjukkan tanggung jawab sosial yang tinggi terhadap karyawan.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.