Menjelang penyelenggaraan ajang balap motor kelas dunia MotoGP seri Indonesia, sebanyak 2.500 relawan telah dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara di Sirkuit Mandalika. Guna memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung dan peserta, seluruh relawan tersebut mendapatkan pelatihan intensif yang berfokus pada aspek pelayanan dan standar kebersihan.
Program pelatihan ini dirancang agar para relawan memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menyambut tamu mancanegara maupun domestik. Fokus utama dari pembekalan ini adalah peningkatan kualitas layanan (hospitality) serta pemeliharaan kebersihan di seluruh area sirkuit, mengingat skala acara yang sangat besar dan jumlah pengunjung yang diperkirakan akan memadati kawasan tersebut.
Keterlibatan ribuan relawan ini menjadi bagian penting dari strategi manajemen acara untuk menjaga citra positif pariwisata Indonesia di mata dunia. Dengan pelatihan yang terstruktur, para relawan diharapkan mampu memberikan bantuan yang cepat, tepat, dan ramah kepada pengunjung, sekaligus memastikan lingkungan sirkuit tetap terjaga keasriannya selama kompetisi berlangsung.
Selain aspek teknis pelayanan, para relawan juga diberikan pemahaman mengenai tata tertib dan prosedur keselamatan di area sirkuit. Hal ini krusial untuk meminimalisir kendala operasional di lapangan serta memastikan arus mobilisasi penonton berjalan tertib dan aman.
Sirkuit Mandalika sendiri merupakan salah satu aset strategis pariwisata Indonesia yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebagai destinasi super prioritas, pengembangan kawasan ini tidak hanya difokuskan pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia lokal. Penyelenggaraan ajang internasional seperti MotoGP diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan pembukaan lapangan kerja temporer.






