PORTALSOLUSINDO
Gaya Hidup

Tokoh Seni Usul Evaluasi PKB Tiap Periode, Bukan Dua Tahun Sekali

Oleh: Reza RahadianSabtu, 04 Juli 2026 pukul 01.15
Tokoh Seni Usul Evaluasi PKB Tiap Periode, Bukan Dua Tahun Sekali
[Iklan AdSense 728x90]

Tokoh Seni Usul Evaluasi PKB Tiap Periode, Bukan Dua Tahun Sekali

Jakarta - Dalam upaya meningkatkan kualitas dan relevansi Penyuluhan Kesenian Budaya (PKB), sejumlah tokoh seni mengusulkan agar evaluasi terhadap program tersebut dilakukan setiap periode, bukan hanya setiap dua tahun sekali. Usulan ini diharapkan dapat mengoptimalkan dampak PKB terhadap perkembangan seni dan budaya di Indonesia.

Menurut salah satu tokoh seni, Eva Sari, selama ini evaluasi PKB yang dilakukan setiap dua tahun dianggap terlalu lama untuk mengikuti dinamika seni yang cepat berubah. "Dengan evaluasi yang lebih sering, kita dapat menanggapi dan menyesuaikan program PKB dengan kebutuhan dan perkembangan seni saat ini," ujarnya dalam diskusi terbuka yang diadakan di Jakarta, Sabtu (25/11).

Eva menambahkan bahwa evaluasi berkala juga memberikan kesempatan bagi seniman dan komunitas seni untuk menyampaikan masukan dan aspirasi mereka. "Kita butuh sebuah sistem yang lebih responsif. Dengan adanya evaluasi tiap periode, kita bisa lebih adaptif terhadap setiap perubahan yang terjadi di masyarakat," tuturnya.

Manfaat Evaluasi Berkala

Beberapa manfaat dari evaluasi berkala yang diusulkan oleh tokoh seni antara lain:

  • Peningkatan Kualitas Program: Dengan seringnya evaluasi, program yang dirancang dapat diperbaiki dan diperbaharui sesuai dengan kebutuhan.
  • Feedback dari Seniman: Memfasilitasi masukan dari pelaku seni secara langsung dalam setiap periode evaluasi.
  • Kemajuan yang Terukur: Membantu untuk memantau kemajuan seni dan budaya secara lebih akurat.

Respons dari Pemerintah

Menanggapi usulan ini, perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menyatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan masukan dari para tokoh seni. "Kami selalu terbuka untuk diskusi dan masukan dari semua pihak terkait PKB. Usulan ini tentu akan kami bahas lebih lanjut dalam rapat internal," tutur perwakilan Kemdikbud.

Dengan adanya usulan ini, diharapkan program PKB bisa semakin berkualitas dan relevan bagi perkembangan seni dan budaya di Indonesia. Masyarakat pun diharapkan dapat lebih aktif dalam berpartisipasi dan memberikan pendapat mengenai program-program yang ada.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.