Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan adanya data terbaru mengenai tingkat hunian dan durasi kunjungan wisatawan di ibu kota. Berdasarkan data tersebut, rata-rata lama menginap tamu atau RLMT pada hotel berbintang di Jakarta tercatat mencapai 1,6 malam.
Angka ini menunjukkan pola kunjungan wisatawan yang datang ke Jakarta, di mana sebagian besar tamu hotel cenderung melakukan kunjungan singkat. Durasi menginap tersebut menjadi indikator penting bagi pelaku industri perhotelan dan pariwisata dalam memetakan perilaku konsumen serta menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Jakarta.
Kenaikan atau kestabilan angka RLMT ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingginya volume kunjungan untuk keperluan bisnis, pertemuan pemerintah, maupun wisata singkat akhir pekan. Sektor perhotelan berbintang di Jakarta terus berupaya meningkatkan daya tarik layanan guna mendorong tamu untuk memperpanjang masa tinggal mereka, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan daerah dari sektor pariwisata.
BPS DKI Jakarta secara rutin memantau indikator-indikator ekonomi makro dan mikro, termasuk statistik perhotelan, guna memberikan gambaran objektif mengenai kondisi ekonomi di wilayah Jakarta. Data RLMT ini menjadi salah satu parameter dalam mengukur efektivitas promosi wisata kota yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun swasta.






