PORTALSOLUSINDO
Internasional

Trump Kembali Tebar Ancaman akan Lenyapkan Republik Islam Iran

Oleh: Andi PratamaMinggu, 28 Juni 2026 pukul 12.27
Trump Kembali Tebar Ancaman akan Lenyapkan Republik Islam Iran
[Iklan AdSense 728x90]

Trump Kembali Tebar Ancaman akan Lenyapkan Republik Islam Iran

Jakarta, Portal Berita Terkini – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengeluarkan ancaman terhadap Republik Islam Iran dalam sebuah pernyataan yang mencuat di media sosial baru-baru ini. Pernyataan ini menambah ketegangan yang sudah berlangsung lama antara Washington dan Teheran, di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks di kawasan Timur Tengah.

Dalam cuplikan video yang diunggah melalui akun media sosialnya, Trump menegaskan bahwa jika ia terpilih kembali sebagai presiden pada pemilihan mendatang, ia akan mengambil tindakan untuk “menghapus” rezim Iran dari peta dunia. “Iran tidak boleh diizinkan untuk memiliki senjata nuklir, dan jika mereka berusaha menggunakan kekuatan mereka, kami akan mengakhiri eksistensi mereka,” ujar Trump dengan penekanan, disambut sorak-sorai oleh para pendukungnya.

Trump juga mengkritik kebijakan luar negeri yang diterapkan oleh pemerintahan saat ini, yang menurutnya telah memberikan ruang bagi Iran untuk memperkuat posisinya di wilayah tersebut. “Di bawah pemerintahan Biden, Iran semakin berani dan terus mengancam sekutu-sekutu kami, terutama Israel. Ini tidak akan kami biarkan,” tambahnya.

Konteks Geopolitik yang Meningkat

Pernyataan Trump datang di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, khususnya setelah Iran mengumumkan perkembangan program nuklirnya yang dituding banyak pihak melanggar kesepakatan internasional. Sejumlah pengamat hubungan internasional menilai bahwa ancaman Trump dapat memicu reaksi keras dari Iran, yang selama ini menganggap AS sebagai musuh utama.

  • Analisis dari para ahli menilai risiko yang dihadapi bisa berujung pada konflik bersenjata.
  • Sejumlah media massa juga melaporkan tentang kemungkinan adanya serangan balasan dari Iran jika situasi semakin memanas.
  • Di sisi lain, komunitas internasional mulai meningkatkan usaha diplomasi untuk meredakan ketegangan ini.

Menanggapi pernyataan Trump, pemerintah Iran melalui juru bicaranya menyatakan bahwa mereka tidak terintimidasi oleh ancaman tersebut. “Kami telah melalui banyak rintangan dan ancaman di masa lalu. Kami akan terus mempertahankan kedaulatan kami dan melanjutkan program kami,” kata juru bicara pemerintah Iran.

Ketegangan ini menunjukkan bahwa isu Iran dan kebijakan nuclear-nya tetap menjadi salah satu topik terpanas dalam politik global saat ini, terlebih menjelang pemilihan presiden AS yang akan datang. Bagi Trump, pendekatan keras terhadap Iran sejalan dengan basis pemilihannya yang mengutamakan keamanan dan kekuatan militer.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.