Pihak MNC Group memberikan respons tegas terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh Jusuf Hamka. Mereka menilai bahwa pernyataan tersebut bersifat tendensius dan mengandung unsur upaya untuk menjatuhkan reputasi perusahaan serta tokoh di dalamnya.
Chris, selaku perwakilan dari MNC Group, menyatakan bahwa terdapat indikasi kuat adanya upaya pembunuhan karakter (character assassination) yang sengaja dilakukan. Menurutnya, tindakan tersebut bertujuan untuk membentuk opini negatif di mata publik, terutama yang ditujukan kepada Hary Tanoesoedibjo.
Menyikapi hal tersebut, MNC Group menegaskan tidak akan tinggal diam atas tuduhan yang dianggap tidak berdasar dan menghasut tersebut. Pihak perusahaan kini tengah mengkaji berbagai kemungkinan langkah strategis, termasuk membuka peluang untuk membawa permasalahan ini ke ranah hukum guna mendapatkan kepastian hukum dan membersihkan nama baik.
Langkah hukum ini dipandang perlu dilakukan agar tidak terjadi misinformasi yang semakin meluas di masyarakat. MNC Group berharap segala bentuk kritik atau perbedaan pendapat dapat disampaikan melalui jalur yang tepat dan berdasarkan fakta, bukan melalui pernyataan yang bersifat provokatif.
Sebagai informasi, MNC Group merupakan salah satu konglomerasi media terbesar di Indonesia yang mengelola berbagai kanal televisi, portal berita, hingga platform digital. Perselisihan terbuka antar tokoh publik atau korporasi besar di Indonesia seringkali menjadi perhatian luas karena dampaknya terhadap persepsi pasar dan stabilitas citra perusahaan di mata investor maupun masyarakat umum.






