Nasional

Tuntut Rektor Definitif, Mahasiswa UINSA Surabaya Pertahankan Penyegelan Gedung Rektorat

Tuntut Rektor Definitif, Mahasiswa UINSA Surabaya Pertahankan Penyegelan Gedung Rektorat

Aksi protes mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terus berlanjut. Hingga saat ini, sejumlah mahasiswa masih melakukan penyegelan terhadap gedung rektorat sebagai bentuk pernyataan sikap atas situasi kepemimpinan di kampus tersebut.

Langkah ekstrem ini diambil oleh para mahasiswa sebagai bentuk tekanan agar pihak kampus segera menetapkan pemimpin yang definitif. Mereka menegaskan bahwa penyegelan tersebut bukan sekadar aksi simbolis, melainkan bentuk tuntutan nyata agar ada kepastian mengenai siapa yang akan memimpin institusi pendidikan tersebut secara sah.

Dalam pernyataannya, massa aksi mengungkapkan bahwa gedung rektorat hanya akan dibuka kembali apabila sudah ada penunjukan rektor pengganti yang sah, yakni Achmad Muzakki. Kejelasan status kepemimpinan ini dianggap krusial bagi stabilitas akademik dan administratif di lingkungan kampus.

Ketegangan ini menunjukkan adanya dinamika internal yang cukup kuat di kalangan mahasiswa UINSA yang menginginkan transparansi dan kepastian hukum dalam proses pemilihan atau penunjukan pimpinan universitas. Mereka berharap pihak berwenang segera mengambil langkah cepat guna mengakhiri kebuntuan ini agar aktivitas perkuliahan dan manajemen kampus dapat kembali berjalan normal tanpa ada gangguan aksi massa.

Sebagai informasi, pergantian kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi negeri sering kali menjadi isu sensitif karena berdampak langsung pada arah kebijakan akademik, tata kelola anggaran, hingga kesejahteraan mahasiswa dan staf pengajar. Proses pemilihan rektor biasanya melibatkan mekanisme pemilihan internal yang kemudian disahkan oleh kementerian terkait guna memastikan legitimasi pemimpin terpilih.

#UINSA Surabaya#Aksi Mahasiswa#Rektor UINSA#Dunia Pendidikan#Surabaya

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →