UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK Agar Dilirik Perusahaan
Makassar, 17 Oktober 2023 - Universitas Negeri Makassar (UNM) menjalin kerja sama dengan Kubus, sebuah platform digital yang menghubungkan mahasiswa dengan dunia industri. Kerja sama ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya mengandalkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam mencari pekerjaan, tetapi juga mengasah kemampuan practical yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Rektor UNM, Prof. Husain Syam, mengungkapkan bahwa dunia kerja saat ini menuntut lulusan untuk memiliki kompetensi lebih dari sekedar nilai akademis. "Kedepannya, kami tidak ingin mahasiswa hanya berfokus pada IPK, melainkan juga pada keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri," ujarnya dalam acara peluncuran kerja sama ini.
- Dengan adanya program ini, mahasiswa diharapkan bisa belajar langsung dari para profesional di bidangnya.
- Pengembangan soft skill dan pengalaman kerja menjadi fokus utama dari program ini.
- Mahasiswa akan mendapat akses untuk mengikuti magang dan proyek nyata yang menggandeng berbagai startup dan perusahaan ternama.
Program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih awal tentang dunia kerja. David Arief, CEO Kubus, menyatakan bahwa perusahaan saat ini lebih memilih kandidat yang memiliki pengalaman dan keterampilan praktis. "IPK itu penting, tetapi kemampuan untuk beradaptasi dan bekerja dalam tim juga tak kalah pentingnya," kata David.
Diharapkan, kolaborasi antara UNM dan Kubus ini akan mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi. "Kami ingin membuat mahasiswa lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompetitif," tambah Prof. Husain.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain untuk lebih aktif menjalin kemitraan dengan perusahaan, sehingga para mahasiswa dapat memperoleh pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.