PORTALSOLUSINDO
Nasional

Usai Jadi Pilot Project Embarkasi, Wagub DIY Dorong Calon Jamaah Haji Seragam Gunakan E-Paspor

Oleh: Andi PratamaSelasa, 30 Juni 2026 pukul 06.38
Usai Jadi Pilot Project Embarkasi, Wagub DIY Dorong Calon Jamaah Haji Seragam Gunakan E-Paspor
[Iklan AdSense 728x90]

Usai Jadi Pilot Project Embarkasi, Wagub DIY Dorong Calon Jamaah Haji Seragam Gunakan E-Paspor

Yogyakarta, [Tanggal]. Usai menjalani proses sebagai pilot project embarkasi haji, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Paku Alam X, mengajak calon jamaah haji untuk menggunakan e-paspor secara seragam. Hal ini bertujuan untuk memperlancar proses keberangkatan jamaah haji dari Indonesia.

Paku Alam X menyampaikan, penggunaan e-paspor sudah terbukti meningkatkan efisiensi dalam perjalanan, terutamanya dalam hal pengaturan waktu dan pengurangan antrian di bandara. "Penggunaan e-paspor diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi jamaah haji," ujarnya.

Selama upacara pelepasan yang digelar di kompleks Kantor Pemerintah DIY, Paku Alam juga menyampaikan bahwa e-paspor memiliki berbagai keuntungan, di antaranya adalah fitur keamanan yang lebih baik dan data biometrik yang memudahkan proses identifikasi di negara tujuan.

Keunggulan E-Paspor untuk Jamaah Haji

  • Keamanan Tinggi: E-paspor dilengkapi dengan chip yang menyimpan data biometrik, menambah lapisan keamanan pemilik paspor.
  • Pemrosesan Cepat: Mengurangi waktu yang diperlukan untuk pemeriksaan di bandara dan pintu imigrasi.
  • Data Terintegrasi: Memudahkan pihak otoritas dalam mengidentifikasi dan memverifikasi identitas jamaah.

Pemerintah DIY berkomitmen untuk mendukung program ini dengan memberikan sosialisasi kepada calon jamaah haji mengenai pentingnya penggunaan e-paspor. Selain itu, akan ada kerjasama dengan pihak terkait untuk memastikan semua jamaah haji dapat mendapatkan e-paspor sebelum keberangkatan.

Dengan langkah ini, diharapkan semua calon jamaah haji di Yogyakarta bisa lebih siap dan tenang saat menjalani ibadah haji tanpa adanya kendala administratif. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempersiapkan perjalanan haji yang lebih efisien dan terorganisir.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.