PORTALSOLUSINDO
Nasional

Wagub Jabar Ancam Tindak ASN yang Terpapar LGBT

Oleh: Andi PratamaKamis, 09 Juli 2026 pukul 19.56
Wagub Jabar Ancam Tindak ASN yang Terpapar LGBT
[Iklan AdSense 728x90]

Wagub Jabar Ancam Tindak ASN yang Terpapar LGBT

Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum menegaskan komitmennya untuk menindak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar pengaruh Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Senin (30/10).

Uu Ruzhanul Ulum menekankan bahwa ideologi negara harus tetap dijaga dan ASN diharapkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Dia beranggapan bahwa keterlibatan ASN dalam praktik LGBT dapat merusak moral dan integritas publik.

“Kami akan melakukan tindakan tegas jika ada ASN yang terlibat dalam perilaku LGBT. Kami akan menginvestigasi dan mengambil tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Tindakan Tegas untuk Menjaga Moral ASN

Lebih lanjut, Wagub Jabar menyebutkan bahwa tindakan tegas tersebut merupakan upaya untuk menjaga integritas dan moralitas ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dia menegaskan pentingnya untuk memberlakukan sanksi yang sesuai bagi mereka yang terbukti terlibat dalam perilaku yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.

Berdasarkan data yang dihimpun, langkah ini telah mendapat respons beragam dari berbagai kalangan. Sebagian masyarakat mendukung kebijakan tersebut sebagai langkah untuk menjaga norma-norma sosial, sementara pihak lain menganggap langkah ini sebagai bentuk diskriminasi.

Respons Masyarakat dan Aktivis

  • Dukungan dari Masyarakat: Sejumlah warga menilai kebijakan ini sebagai langkah proaktif untuk mencegah kerusakan moral di tengah masyarakat.
  • Kritik dari Aktivis: Aktivis hak asasi manusia menganggap tindakan ini melanggar prinsip kebebasan individu dan bisa menyebabkan stigma terhadap kelompok LGBT.

Uu menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan bahwa semua kebijakan yang diambil sesuai dengan regulasi dan tidak bertentangan dengan hak asasi manusia.

“Kami akan selalu berpihak kepada masyarakat dan menjaga norma yang ada. Namun, kami juga tidak ingin melanggar hak-hak individu yang dilindungi oleh hukum,” tutup Wagub Jabar.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.