PORTALSOLUSINDO
Nasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan IGD Rumah Sakit Usai Menerima Tamu

Oleh: Reza RahadianSabtu, 11 Juli 2026 pukul 00.53
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan IGD Rumah Sakit Usai Menerima Tamu
[Iklan AdSense 728x90]

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Dilarikan IGD Rumah Sakit Usai Menerima Tamu

Bandung, 23 Maret 2024 – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit setelah merasa tidak sehat usai menerima tamu di kantornya. Kejadian tersebut membuat masyarakat dan jajaran pemerintah kota khawatir akan kesehatan orang nomor satu di Bandung itu.

Menurut informasi yang diperoleh, Wali Kota Farhan menerima beberapa tamu dari organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat sebelum tiba-tiba merasakan gejala tidak nyaman. Sumber di lingkungan pemerintahan menyebutkan bahwa Wali Kota mengalami pusing yang hebat dan merasakan sesak napas.

  • Wali Kota menerima tamu pada pukul 10.00 WIB.
  • Gejala tidak nyaman mulai dirasakan selepas pertemuan berlangsung.
  • Tim medis segera memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke rumah sakit.

Usai dilarikan ke rumah sakit, kondisi kesehatan Wali Kota Muhammad Farhan terus dipantau oleh tim medis. Saat ini, ia berada dalam perawatan intensif namun dilaporkan dalam keadaan stabil.

Juru bicara Pemerintah Kota Bandung mengungkapkan, "Kami mohon doa dari masyarakat agar Bapak Wali Kota segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya. Kami juga akan memberikan informasi lebih lanjut berkaitan dengan kesehatan beliau."

Wali Kota Farhan dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan Kota Bandung. Kecenderungan beliau untuk bekerja keras sering kali membuatnya menghadapi tekanan yang cukup tinggi.

Pemerintah Kota Bandung berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang beredar. Kesehatan Wali Kota menjadi prioritas utama saat ini.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.