PORTALSOLUSINDO
Nasional

Wamenag: Bangsa yang Kuat Berawal dari Keluarga Sakinah

Oleh: Siti AminahMinggu, 28 Juni 2026 pukul 09.24
Wamenag: Bangsa yang Kuat Berawal dari Keluarga Sakinah
[Iklan AdSense 728x90]

Wamenag: Bangsa yang Kuat Berawal dari Keluarga Sakinah

Jakarta – Dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2023, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan pentingnya peran keluarga dalam membangun bangsa yang kuat dan beradab. Menurutnya, keluarga sakinah menjadi pondasi utama untuk menghasilkan individu-individu yang berkualitas.

“Bangsa yang kuat berawal dari keluarga yang sakinah. Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran strategis dalam mendidik anak-anak dan membentuk karakter mereka,” ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan para peserta yang hadir.

Wamenag menambahkan, keluarga sakinah bukan hanya berarti keluarga yang harmonis, tetapi juga keluarga yang mampu menerapkan nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan sehari-hari. “Keluarga yang sakinah mampu menumbuhkan cinta kasih, menghargai satu sama lain, serta saling mendukung dalam berbagai aspek,” jelasnya.

  • Pentingnya pendidikan karakter di dalam keluarga
  • Peran orang tua dalam membimbing anak
  • Nilai-nilai agama sebagai landasan keluarga yang harmonis

Dalam kesempatan tersebut, Wamenag juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi keluarga masing-masing. Ia menekankan, perubahan menuju masyarakat yang lebih baik akan dimulai dari keluarga, dan setiap individu memiliki tanggung jawab untuk mewujudkannya.

“Marilah kita bersinergi membangun keluarga yang berkualitas, sehingga dapat mewujudkan generasi penerus yang tangguh, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat, serta diiringi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam masyarakat.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.