Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta agar kasus dugaan keracunan massal yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang diusut hingga tuntas. Gibran menekankan pentingnya proses investigasi yang mendalam untuk menemukan penyebab pasti dari insiden tersebut.
Dalam pernyataannya, Wapres menegaskan bahwa penanganan terhadap para korban harus menjadi prioritas utama. Ia memastikan bahwa seluruh proses perawatan medis bagi warga yang terdampak dilakukan dengan maksimal dan transparan. Selain fokus pada pemulihan korban, Gibran juga menginstruksikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan pangan dalam implementasi program tersebut.
Gibran memberikan penekanan emosional terkait seriusnya permasalahan ini. Ia mengibaratkan jika korban keracunan tersebut adalah anaknya sendiri, maka ia tentu menginginkan penanganan yang paling tepat dan pengusutan yang tidak setengah-setengah. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjamin kualitas dan keamanan konsumsi bagi penerima manfaat program MBG.
Langkah evaluasi keamanan pangan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran penting bagi pelaksanaan program serupa di wilayah lain. Pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki sistem pengawasan distribusi makanan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, sehingga tujuan utama dari peningkatan gizi masyarakat dapat tercapai tanpa risiko kesehatan.






