PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memasang atribut perayaan seperti umbul-umbul, serta saat bermain layang-layang. Hal ini menyusul banyaknya temuan pemasangan atribut yang terlalu dekat dengan jaringan listrik, yang berpotensi memicu gangguan distribusi energi hingga kecelakaan fatal.
PLN menekankan bahwa menjaga jarak aman antara benda asing dengan kabel listrik bukan sekadar imbauan, melainkan langkah krusial untuk mencegah terjadinya korsleting atau hubungan arus pendek. Pemasangan umbul-umbul yang menyentuh jaringan listrik dapat menyebabkan pemadaman listrik secara luas di wilayah terdampak, yang tentu akan mengganggu aktivitas ekonomi dan rumah tangga warga sekitar.
Selain risiko pemadaman, PLN juga mengingatkan bahaya sengatan listrik yang bisa berakibat fatal bagi pemasang maupun pengguna jalan. Masyarakat diminta untuk memastikan bahwa tiang penyangga umbul-umbul tidak terbuat dari material konduktor yang dapat menghantarkan listrik, serta memastikan ketinggian atribut tidak melampaui batas aman yang telah ditetapkan oleh regulasi ketenagalistrikan.
Bagi warga yang ingin memasang atribut dalam skala besar atau merasa ragu dengan jarak aman jaringan listrik di lingkungannya, PLN menyarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan petugas PLN. Langkah preventif ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan harus menangani dampak kerusakan setelah insiden terjadi.
Keamanan instalasi listrik di area publik merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kesadaran akan keselamatan ketenagalistrikan, diharapkan stabilitas pasokan listrik di wilayah Yogyakarta tetap terjaga, terutama saat momentum perayaan atau hari besar yang biasanya diwarnai dengan pemasangan berbagai atribut dekoratif di sepanjang jalan.






