Kesehatan

Waspada Gangguan Irama Jantung, Hasil Skrining InaHRS Temukan Kasus Aritmia pada 10 Persen Peserta

Waspada Gangguan Irama Jantung, Hasil Skrining InaHRS Temukan Kasus Aritmia pada 10 Persen Peserta

Indonesian Heart Rhythm Society (InaHRS) mengungkapkan temuan signifikan terkait kesehatan jantung masyarakat melalui kegiatan skrining elektrokardiogram (EKG). Berdasarkan data yang dihimpun, ditemukan bahwa satu dari setiap sepuluh orang yang menjalani pemeriksaan mengalami gangguan irama jantung atau aritmia.

Ketua InaHRS, dr. Erika Maharani, Sp.JP(K), menjelaskan bahwa hasil skrining tersebut menunjukkan prevalensi gangguan irama jantung yang cukup tinggi di tengah masyarakat. Kondisi aritmia terjadi ketika detak jantung tidak teratur, baik itu terlalu cepat, terlalu lambat, atau memiliki pola yang tidak konsisten, yang dapat memengaruhi efektivitas pompa jantung ke seluruh tubuh.

Temuan ini menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan EKG untuk mengidentifikasi kelainan listrik jantung sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Dr. Erika menekankan bahwa banyak penderita aritmia mungkin tidak merasakan gejala yang nyata pada tahap awal, sehingga pemeriksaan rutin menjadi langkah preventif yang krusial untuk menghindari risiko komplikasi kardiovaskular di masa depan.

Melalui kegiatan skrining ini, InaHRS berharap masyarakat lebih sadar akan kesehatan jantung dan tidak mengabaikan gejala ringan seperti jantung berdebar-debar atau sesak napas. Penanganan yang tepat dan cepat sejak dini dapat menurunkan risiko kejadian fatal yang berkaitan dengan gangguan irama jantung, seperti stroke atau gagal jantung.

#kesehatan jantung#aritmia#InaHRS#skrining EKG#penyakit jantung

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Waspada Gangguan Irama Jantung, Hasil Skrining InaHRS Temukan Kasus Aritmia pada 10 Persen Peserta | Portal Solusindo