Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) menunjukkan kepeduliannya dengan menghadiri acara penyerahan tali asih yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola (BP) BUMN. Bantuan tersebut ditujukan bagi keluarga dari sejumlah awak media dan kru kapal yang dinyatakan hilang dalam tugas.
Insiden memilukan ini terjadi saat para korban tengah menjalankan tugas jurnalistik untuk meliput aktivitas vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lima orang jurnalis dan tiga orang awak kapal yang dilaporkan hilang kontak saat berada di lokasi kejadian.
Kehadiran PERURI dalam agenda ini merupakan bentuk dukungan moral serta solidaritas terhadap rekan-rekan sejawat di bidang komunikasi dan informasi yang telah gugur dalam menjalankan kewajiban profesinya. Pemberian tali asih ini diharapkan dapat memberikan sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat akan tingginya risiko pekerjaan jurnalis, terutama mereka yang bertugas di lapangan untuk meliput bencana alam. Keberanian para awak media dalam memberikan informasi terkini kepada masyarakat seringkali harus berhadapan dengan situasi yang mengancam keselamatan jiwa.
Gunung Anak Krakatau sendiri merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang lokasinya berada di Selat Sunda. Karena aktivitas vulkaniknya yang tinggi dan fluktuatif, kawasan di sekitar gunung ini seringkali menjadi area pengawasan ketat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna mengantisipasi potensi tsunami atau erupsi besar yang dapat berdampak pada wilayah pesisir sekitarnya.






