PORTALSOLUSINDO
Nasional

Yang Dibutuhkan NU Hari ini: Kembali Kepada Maslahat

Oleh: Rizky PratamaJumat, 10 Juli 2026 pukul 10.45
Yang Dibutuhkan NU Hari ini: Kembali Kepada Maslahat
[Iklan AdSense 728x90]

Yang Dibutuhkan NU Hari Ini: Kembali Kepada Maslahat

Dalam rangka memperkuat posisi dan peran Nahdlatul Ulama (NU) di era modern ini, penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1926 ini untuk kembali kepada prinsip maslahat dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil. Pembahasan ini mencuat dalam forum diskusi yang diadakan di Jakarta pada Kamis, 12 Oktober 2023, yang dihadiri oleh para ulama, akademisi, dan pemimpin organisasi NU.

Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, dalam sambutannya menekankan pentingnya maslahat sebagai landasan dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan. "Maslahat bukan hanya sekedar kepentingan, tetapi juga mencakup kebaikan yang luas bagi umat, bangsa, dan negara," ujarnya. Dia mengajak seluruh warga NU untuk berpikir kritis dan berperan aktif dalam menyelesaikan isu-isu sosial yang dihadapi masyarakat saat ini.

Tantangan dan Harapan

Forum ini juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi NU, termasuk polarisasi sosial, intoleransi, dan dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi. Dalam konteks ini, penting untuk mengedepankan dialog dan kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat, serta mengedukasi generasi muda tentang nilai-nilai toleransi dan moderasi.

  • Pendidikan: Mendukung program pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
  • Pemberdayaan Ekonomi: Mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.
  • Teknologi: Menggunakan teknologi untuk menyebarkan ajaran Islam yang moderat dan damai.

Dalam kesempatan ini, beberapa tokoh NU terutama dari kalangan muda juga menyampaikan harapan agar NU dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai dasar yang telah menjadi pegangan selama ini.

Penutup

Dengan demikian, kembali kepada maslahat bukan hanya menjadi sebuah slogan, tetapi merupakan kebutuhan mendesak bagi NU untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Harapannya, melalui langkah-langkah konkret dan kolaboratif, NU dapat terus menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan dan keberagaman Indonesia.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.