Sebanyak 178 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah mengikuti kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) di RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Insiden kesehatan massal ini terjadi pada Senin (28/9) dan sempat menimbulkan kekhawatiran bagi para peserta kegiatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seluruh korban yang mengalami gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan tersebut telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Tim medis segera melakukan tindakan cepat untuk mengatasi gejala yang muncul pada para peserta Pradik guna mencegah kondisi yang lebih fatal.
Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatan 178 orang tersebut kini telah stabil dan dinyatakan sembuh total. Oleh karena itu, pihak rumah sakit telah memberikan izin kepada seluruh pasien untuk pulang ke rumah masing-masing setelah dipastikan tidak ada lagi gejala klinis yang membahayakan.
Kasus keracunan massal dalam acara formal seperti Pradik menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap sanitasi dan kualitas bahan makanan yang disajikan dalam acara skala besar. Penanganan cepat dari tenaga medis di RSUD Dr Soetomo terbukti efektif dalam memulihkan kondisi para korban dalam waktu singkat sehingga tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini.






