Wakil Ketua Pansus Papua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Filep Wamafma, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang diambil Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menghadapi kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua. Menurutnya, tindakan tegas diperlukan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Meski memberikan dukungan penuh terhadap operasi keamanan, Filep memberikan catatan kritis terkait implementasi di lapangan. Ia menekankan bahwa penegakan hukum dan stabilitas keamanan tidak boleh mengabaikan aspek kemanusiaan. Penekanan utamanya adalah agar tindakan TNI dalam menumpas kelompok separatis tidak menyebabkan jatuhnya korban dari kalangan warga sipil.
Filep menilai bahwa perlindungan terhadap masyarakat umum merupakan prioritas utama dalam setiap operasi keamanan. Ia berharap koordinasi di lapangan dapat dilakukan dengan sangat hati-hati sehingga target operasi benar-benar tepat sasaran dan tidak berdampak buruk pada penduduk lokal yang tidak terlibat dalam konflik.
Lebih lanjut, dukungan terhadap TNI ini dipandang sebagai bagian dari upaya untuk mengembalikan situasi kondusif di Papua, sehingga pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan tanpa gangguan dari kelompok bersenjata. Namun, efektivitas operasi tersebut menurutnya akan sangat bergantung pada sejauh mana hak-hak dasar warga sipil tetap terjaga selama proses pembersihan kelompok kriminal berlangsung.






