Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang memberikan insentif bagi sektor industri tekstil. Kebijakan ini dinilai sebagai angin segar bagi para pelaku usaha yang tengah berjuang menghadapi tekanan pasar yang semakin berat.
Kendati demikian, Apindo mengingatkan bahwa pemberian insentif saja tidaklah cukup. Pihak asosiasi menekankan pentingnya pemerintah untuk tidak berhenti pada langkah awal tersebut. Menurut mereka, industri tekstil membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif dan terintegrasi guna meningkatkan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun internasional.
Kebutuhan akan kebijakan yang menyeluruh ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kemudahan akses bahan baku, efisiensi biaya produksi, hingga perlindungan pasar dalam negeri dari serbuan produk impor yang tidak terkendali. Dengan strategi yang lebih luas, diharapkan industri tekstil tidak hanya sekadar bertahan hidup melalui bantuan pemerintah, tetapi mampu tumbuh secara berkelanjutan dan kompetitif.
Sektor tekstil merupakan salah satu pilar ekonomi nasional yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Oleh karena itu, penguatan ekosistem industri ini menjadi krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan para pekerja di sektor manufaktur. Dukungan yang berkelanjutan dan tepat sasaran diharapkan dapat memicu kebangkitan industri tekstil nasional dalam menghadapi tantangan global.






