Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang cukup signifikan pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (28/9). Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut tercatat melemah sebesar 0,97 persen, sehingga posisinya merosot ke level 6.181.
Penurunan ini terjadi bertepatan dengan implementasi aturan baru mengenai batas harga terendah saham yang kini ditetapkan menjadi Rp1. Perubahan kebijakan ini memberikan dampak langsung terhadap dinamika pergerakan harga saham di bursa, yang kemudian turut menyeret pergerakan indeks secara keseluruhan.
Kondisi pasar yang cenderung tertekan pada sesi pertama menunjukkan adanya respons investor terhadap penyesuaian regulasi tersebut. Penurunan hampir satu persen ini mengindikasikan adanya aksi jual atau penyesuaian portofolio oleh para pelaku pasar menyusul pemberlakuan batas minimum harga saham yang baru.
Para analis pasar modal kini tengah mencermati bagaimana dampak jangka panjang dari kebijakan batas harga Rp1 ini terhadap likuiditas saham-saham tertentu, terutama bagi emiten yang memiliki harga saham rendah. Pergerakan IHSG pada sesi kedua diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai stabilitas pasar setelah adanya perubahan aturan perdagangan ini.






