PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung inklusivitas tenaga kerja melalui inisiasi program pemberdayaan bagi penyandang disabilitas. Program ini dirancang khusus untuk memberikan bekal keterampilan praktis sekaligus membuka peluang karier bagi kelompok masyarakat yang sering menghadapi tantangan dalam mengakses dunia kerja.
Sebagai langkah awal, BRI menyelenggarakan rangkaian pelatihan intensif yang dilakukan dengan metode hibrida, yakni kombinasi antara pembelajaran tatap muka dan daring. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan fleksibilitas akses bagi seluruh peserta tanpa mengurangi kualitas materi yang disampaikan.
Fokus utama dari pelatihan ini terbagi menjadi dua bidang kompetensi. Pertama adalah administrasi perkantoran, yang bertujuan membekali peserta dengan kemampuan manajerial dasar, pengoperasian perangkat lunak perkantoran, hingga tata kelola dokumen yang efisien. Kedua adalah bidang kewirausahaan, yang dirancang untuk memicu kemandirian ekonomi peserta agar mampu menciptakan peluang usaha sendiri atau mengelola bisnis kecil secara profesional.
Setelah menyelesaikan tahap pelatihan, para peserta akan diarahkan untuk mengikuti program magang. Melalui pengalaman kerja nyata ini, para penyandang disabilitas diharapkan dapat mengaplikasikan teori yang telah dipelajari, beradaptasi dengan budaya kerja profesional, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berinteraksi di lingkungan kerja.
Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan ekosistem kerja yang ramah disabilitas. Dengan memberikan pelatihan dan kesempatan magang, BRI berharap dapat membantu mengurangi kesenjangan kesempatan kerja serta mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas di Indonesia.






