PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini diwujudkan melalui implementasi sejumlah program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang khusus dengan mengoptimalkan potensi lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program PUANMAKARI yang diinisiasi oleh Integrated Terminal (IT) Makassar. Program ini difokuskan untuk memberikan bekal keterampilan bagi kaum perempuan agar mampu meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi mereka. Selain di Makassar, semangat pemberdayaan serupa juga diterapkan di Kalimantan Barat melalui program Posyandu Aster yang dikelola oleh IT Pontianak, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kesehatan dan peran perempuan dalam lingkungan keluarga serta masyarakat.
Tak hanya itu, pemberdayaan perempuan juga menyentuh sektor ekonomi kreatif melalui program Mina Tenun yang dikelola oleh Avtur Fuel Terminal (AFT BIL). Program ini mengintegrasikan potensi seni budaya lokal dengan pengembangan usaha, sehingga para perempuan di wilayah tersebut dapat memiliki sumber penghasilan tambahan yang mandiri melalui karya tenun.
Melalui rangkaian program yang beragam ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan memberikan akses terhadap pelatihan, kesehatan, dan pengembangan usaha, perusahaan berupaya memastikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi lokal serta mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam menghadapi tantangan ekonomi masa kini.






