Kenaikan harga komoditas cabai terjadi di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten. Selama beberapa pekan terakhir, harga bahan pokok pedas ini terus merangkak naik dan kini telah menyentuh angka Rp85.000 per kilogram.
Kondisi ini dikeluhkan oleh sejumlah pedagang dan pembeli yang merasakan dampak langsung dari fluktuasi harga di pasar tradisional. Lonjakan harga yang terjadi secara bertahap selama beberapa minggu terakhir dinilai cukup signifikan dan membebani pengeluaran rumah tangga, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup pada usaha kuliner.
Faktor utama yang memicu kenaikan harga ini adalah fenomena kemarau ekstrem yang melanda sejumlah wilayah penghasil cabai. Cuaca panas yang berkepanjangan menyebabkan penurunan produksi tanaman cabai akibat gagal panen atau terganggunya proses pertumbuhan tanaman. Akibatnya, pasokan cabai yang masuk ke pasar tradisional di wilayah Tangerang mengalami penurunan drastis, sementara permintaan dari konsumen tetap tinggi.
Kesenjangan antara jumlah pasokan yang terbatas dan permintaan pasar yang stabil inilah yang kemudian mendorong harga cabai melonjak tajam. Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga jual mengikuti harga dari distributor atau petani guna menjaga ketersediaan stok di lapak mereka.






