PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mengambil langkah strategis untuk berbagi pengetahuan dengan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan makanan dan minuman terkemuka ini memaparkan berbagai terobosan terkait transformasi digital yang telah diimplementasikan dalam proses bisnis mereka.
Fokus utama dari pemaparan tersebut adalah bagaimana integrasi teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di pasar yang semakin dinamis. Garudafood menekankan bahwa adaptasi terhadap teknologi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan kebutuhan fundamental untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di era industri 4.0.
Selain aspek digitalisasi, Garudafood juga menyoroti komitmen mereka terhadap isu lingkungan melalui berbagai inisiatif energi hijau. Perusahaan menjelaskan langkah-langkah konkret dalam mengurangi jejak karbon dan menerapkan praktik produksi yang lebih ramah lingkungan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi ekosistem sekitar dan masyarakat luas.
Melalui kolaborasi akademis ini, Garudafood berharap para mahasiswa Universitas Brawijaya mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang di dunia industri saat ini. Sinergi antara dunia pendidikan dan sektor korporasi dinilai penting untuk mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan teknologi serta memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
Sebagai salah satu perusahaan konsumen (FMCG) terbesar di Indonesia, Garudafood terus berupaya mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam setiap lini bisnisnya. Komitmen terhadap energi terbarukan dan pengurangan limbah industri kini menjadi standar global bagi perusahaan manufaktur untuk menjaga keseimbangan antara profitabilitas ekonomi dan tanggung jawab ekologi.






