Nasional

DPR Desak Pemerintah Pastikan Kenaikan Harga Avtur Tak Bebani Jamaah Haji

DPR Desak Pemerintah Pastikan Kenaikan Harga Avtur Tak Bebani Jamaah Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, memberikan catatan kritis kepada pemerintah terkait potensi kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur. Ia menegaskan agar pemerintah mengambil langkah strategis agar beban biaya tersebut tidak dialihkan kepada para jamaah haji.

Menurut Selly, kenaikan harga avtur merupakan variabel biaya yang signifikan dalam operasional penerbangan haji. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah melalui kementerian terkait untuk melakukan kalkulasi ulang dan mencari solusi pendanaan agar biaya perjalanan ibadah tidak membengkak. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi ekonomi jamaah yang beragam, sehingga stabilitas biaya menjadi krusial agar tidak memberatkan calon jamaah.

Lebih lanjut, Selly menekankan bahwa pemerintah harus mampu mengelola subsidi atau mencari efisiensi di sektor lain untuk menutupi selisih kenaikan harga avtur tersebut. Harapannya, pemerintah dapat memastikan bahwa kualitas pelayanan haji tetap terjaga tanpa harus membebankan biaya tambahan yang memberatkan kepada masyarakat yang telah mengantre lama untuk berangkat ke Tanah Suci.

Kenaikan harga bahan bakar penerbangan memang sering menjadi tantangan dalam pengelolaan logistik transportasi udara skala besar. Dalam konteks haji, pemerintah Indonesia biasanya bekerja sama dengan maskapai penerbangan nasional dan internasional untuk mengatur jadwal serta biaya angkutan. Pengelolaan biaya operasional yang efektif menjadi kunci utama agar penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan lancar dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

#Haji#DPR RI#Harga Avtur#Transportasi Udara#Kementerian Agama

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →