Kinerja ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan tren positif pada periode pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut tercatat mencapai 6,19 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan II 2026.
Kenaikan ini mengindikasikan adanya penguatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor yang menjadi penopang utama pendapatan daerah. Pertumbuhan yang stabil di angka tersebut mencerminkan efektivitas dari berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan, baik di tingkat daerah maupun nasional, dalam menjaga momentum pemulihan dan ekspansi ekonomi di wilayah Sulawesi Tenggara.
Bank Indonesia menekankan bahwa capaian pertumbuhan sebesar 6,19 persen ini merupakan hasil dari sinergi berbagai sektor produktif. Meskipun menghadapi tantangan ekonomi global, ketahanan ekonomi lokal Sulawesi Tenggara terbukti mampu bertahan dan terus berkembang, memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Ke depannya, diharapkan stabilitas ekonomi ini dapat terus terjaga melalui optimalisasi potensi sumber daya alam dan peningkatan investasi di wilayah tersebut. Penguatan sektor-sektor unggulan diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Sulawesi Tenggara.






