Penyelenggaraan Expo Haji dan Umrah 2026 di Madiun mencatatkan hasil yang signifikan. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa perputaran uang selama acara berlangsung mencapai angka Rp5,7 miliar.
Capaian transaksi yang cukup besar ini menunjukkan tingginya minat serta antusiasme masyarakat di wilayah Madiun dan sekitarnya dalam mempersiapkan ibadah ke Tanah Suci. Acara ini menjadi wadah bagi berbagai penyedia layanan perjalanan religi untuk menawarkan paket serta fasilitas kepada calon jemaah secara langsung.
Mochamad Irfan Yusuf menilai bahwa angka transaksi tersebut menjadi indikator positif bagi sektor ekonomi syariah, khususnya dalam industri perjalanan religi. Selain sebagai sarana transaksi, expo ini juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi masyarakat agar mendapatkan layanan yang terpercaya dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan para calon jemaah dapat lebih selektif dalam memilih biro perjalanan serta mendapatkan kepastian mengenai keberangkatan dan akomodasi selama menjalankan ibadah haji maupun umrah. Hal ini juga diharapkan dapat meminimalkan risiko penipuan travel yang kerap terjadi di masyarakat melalui pengawasan dan kurasi penyelenggara acara.






