Otoritas Taman Wisata Alam Gunung Papandayan mengambil langkah tegas dengan menutup sementara seluruh jalur pendakian di kawasan Gunung Papandayan, Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Keputusan penutupan ini mulai diberlakukan pada Ahad (27/9/2026).
Langkah preventif ini diambil menyusul adanya laporan mengenai kemunculan fenomena api biru di kawasan tersebut. Penutupan jalur pendakian bertujuan untuk menjamin keselamatan para pengunjung dan pendaki, mengingat kondisi alam yang sedang mengalami perubahan fenomena geologi yang memerlukan pengawasan lebih lanjut.
Pihak pengelola mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pecinta alam dan wisatawan, agar tidak memaksakan diri untuk memasuki area pendakian selama masa penutupan berlangsung. Pengawasan ketat dilakukan di titik-titik masuk guna memastikan tidak ada aktivitas pendakian yang dilakukan secara ilegal demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pemantauan terhadap aktivitas fenomena api biru tersebut untuk memastikan tingkat keamanannya. Penutupan akan berlangsung hingga situasi dinyatakan kembali kondusif dan aman bagi aktivitas wisata alam.
Gunung Papandayan sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Barat karena karakteristik vulkaniknya yang unik. Fenomena api biru atau 'blue fire' biasanya terjadi akibat reaksi kimia gas sulfur yang terbakar saat keluar dari rekahan vulkanik pada suhu tinggi. Fenomena alam langka seperti ini sering kali menarik perhatian wisatawan, namun tetap memerlukan prosedur keamanan yang ketat karena berkaitan dengan aktivitas vulkanik gunung berapi aktif.






