Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan sesi pertama hari ini. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut tercatat anjlok hampir mencapai 1 persen, yang mengindikasikan adanya sentimen negatif di pasar modal domestik.
Kondisi penurunan ini dibarengi dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Berdasarkan data perdagangan, investor mancanegara melepas aset saham mereka dengan nilai mencapai Rp129,63 miliar pada sesi pertama perdagangan.
Penurunan tajam IHSG ini diduga kuat dipicu oleh implementasi kebijakan terbaru dari Bursa Efek Indonesia. BEI mengeluarkan regulasi mengenai penurunan batas harga minimum saham, yang kemudian direspons negatif oleh para pelaku pasar. Perubahan aturan ini dianggap memberikan dampak psikologis bagi investor, sehingga memicu aksi jual massal guna mengamankan aset mereka.
Kondisi pasar yang fluktuatif ini menunjukkan betapa sensitifnya investor, terutama investor asing, terhadap setiap perubahan regulasi yang diterapkan oleh otoritas bursa. Penurunan indeks yang cukup dalam pada sesi awal perdagangan menjadi sinyal kewaspadaan bagi para trader dan investor dalam mengambil keputusan investasi pada hari ini.






