Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan pada pembukaan perdagangan bulan Oktober. Berdasarkan data penutupan pasar pada Kamis (1/10), indeks saham acuan Indonesia tersebut melemah sebesar 1,02 persen hingga berada di posisi 6.009.
Kondisi pasar pada hari perdagangan tersebut menunjukkan dominasi tekanan jual. Tercatat sebanyak 450 saham mengalami penurunan harga, sementara 206 saham berhasil menguat, dan 134 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Salah satu faktor yang menarik perhatian pelaku pasar adalah adanya aktivitas transaksi dalam volume besar atau crossing jumbo yang terjadi pada dua saham perbankan dan telekomunikasi raksasa, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Aktivitas crossing ini memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan indeks mengingat bobot kapitalisasi pasar kedua perusahaan tersebut yang sangat besar di Bursa Efek Indonesia.
Penurunan IHSG di awal Oktober ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi para investor dalam memantau aliran modal asing serta sentimen pasar domestik dan global yang mungkin memicu volatilitas lebih lanjut di pasar modal Indonesia.






