PT Surya Dhoho Investama (GGRM) kini resmi mengambil alih pengelolaan penuh Bandara Dhoho Kediri. Langkah ini dilakukan setelah berakhirnya masa Kerja Sama Operasional (KSO) yang sebelumnya dijalin dengan pihak Injourney melalui Angkasa Pura.
Perubahan status manajemen ini menandai fase baru bagi operasional bandara di wilayah Kediri tersebut. Dengan berakhirnya kontrak kerja sama, seluruh kendali manajerial dan operasional kini berada sepenuhnya di bawah naungan PT Surya Dhoho Investama sebagai investor utama pembangunan bandara tersebut.
Menanggapi peralihan pengelolaan ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memberikan jaminan terkait aspek keselamatan dan kelancaran layanan. Pihak kementerian menegaskan bahwa meskipun terjadi perubahan struktur manajemen, seluruh standar operasional prosedur (SOP) penerbangan dan keamanan tetap terjaga dengan ketat.
Kemenhub memastikan bahwa proses transisi ini tidak akan mengganggu jadwal penerbangan maupun kualitas pelayanan bagi para pengguna jasa bandara. Koordinasi antara regulator dan pengelola baru terus dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas pendukung bandara berfungsi optimal demi kenyamanan penumpang.
Bandara Dhoho Kediri sendiri merupakan proyek infrastruktur strategis yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal di Jawa Timur. Dengan pengelolaan mandiri, diharapkan efisiensi operasional dapat ditingkatkan guna menarik lebih banyak maskapai penerbangan untuk membuka rute baru menuju Kediri.






