Ekonomi

Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Inflasi September 2026

Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam Picu Inflasi September 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadinya peningkatan inflasi pada bulan September 2026. Berdasarkan data terbaru, angka inflasi tercatat mencapai 3,28 persen secara tahunan atau year-on-year (y-on-y).

Kenaikan angka inflasi ini dilaporkan dipicu oleh lonjakan harga pada sejumlah komoditas pangan pokok di pasar. Dua bahan pangan yang menjadi penyumbang utama kenaikan harga adalah cabai rawit merah dan daging ayam.

Kenaikan harga kedua komoditas tersebut memberikan tekanan pada daya beli masyarakat, mengingat cabai dan daging ayam merupakan bahan konsumsi harian yang sangat dibutuhkan oleh rumah tangga di Indonesia. Fluktuasi harga pangan seringkali menjadi faktor determinan dalam menentukan stabilitas inflasi bulanan di tanah air.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pangan masih menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen. Pemerintah melalui lembaga terkait diharapkan dapat melakukan langkah strategis untuk mengintervensi pasar guna menekan laju inflasi agar tetap terkendali di periode mendatang.

Secara umum, inflasi pangan atau volatile foods sering kali dipengaruhi oleh faktor musiman, gangguan distribusi, hingga kondisi cuaca yang berdampak pada hasil panen petani. Pengendalian harga bahan pokok menjadi prioritas pemerintah Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi makro serta memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

#Inflasi#BPS#Harga Pangan#Ekonomi Indonesia#Cabai Rawit#Daging Ayam

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →