Ipda Purnomo, sosok di balik kanal YouTube populer 'Purnomo Belajar Baik', memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar mengenai penghasilan dari konten digitalnya. Baru-baru ini, muncul isu bahwa dirinya didatangi oleh pihak otoritas pajak untuk mempertanyakan besaran pendapatan yang ia peroleh melalui fitur Adsense di platform tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ipda Purnomo secara tegas membantah klaim bahwa orang yang menemuinya dan meminta keterangan mengenai pendapatan YouTube miliknya adalah perwakilan dari kantor pajak. Ia menekankan bahwa informasi yang menyebutkan adanya intervensi dari pihak fiskal terkait penghasilan konten digitalnya tidaklah benar.
Klarifikasi ini disampaikan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama bagi para pengikut setianya yang mengikuti perkembangan aktivitasnya di media sosial. Ipda Purnomo ingin memastikan bahwa segala informasi yang beredar mengenai urusan finansial dan administrasi pajaknya tidak menjadi simpulan yang keliru bagi publik.
Kanal YouTube kini telah menjadi salah satu sumber penghasilan yang signifikan bagi banyak kreator konten di Indonesia melalui sistem monetisasi iklan atau Adsense. Seiring dengan berkembangnya ekonomi digital, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memang terus mengedukasi para konten kreator mengenai kewajiban pelaporan pajak penghasilan (PPh) atas pendapatan yang diperoleh dari platform digital, guna memastikan kontribusi pajak yang sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia.






