Nasional

Krisis Air Melanda 600 Hektare Sawah di Bekasi hingga September Mendatang

Krisis Air Melanda 600 Hektare Sawah di Bekasi hingga September Mendatang

Sektor pertanian di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini tengah menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan air. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), ratusan hektare lahan pertanian mengalami kekeringan yang berdampak pada terhambatnya proses produksi pangan.

Kondisi kritis ini terjadi secara spesifik di wilayah Desa Karangharja, yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Pebayuran. Tercatat ada sekitar 600 hektare area persawahan yang kini mengalami keterbatasan pasokan air yang signifikan. Dampak dari minimnya ketersediaan air ini diprediksi akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Kementerian PU memperkirakan bahwa kendala pasokan air di wilayah tersebut akan terus berlanjut hingga September 2026. Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi para petani setempat yang sangat bergantung pada stabilitas pengairan untuk menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen mereka.

Keterbatasan air pada lahan pertanian skala besar seperti ini berpotensi mengganggu siklus tanam petani. Tanpa adanya intervensi atau solusi pengairan yang efektif, risiko gagal panen menjadi ancaman nyata bagi ketahanan pangan di tingkat lokal, mengingat luas lahan yang terdampak mencapai ratusan hektare.

#kekeringan#pertanian#Bekasi#Kementerian PU#krisis air

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Krisis Air Melanda 600 Hektare Sawah di Bekasi hingga September Mendatang | Portal Solusindo