Lembaga keuangan global, Morgan Stanley and Co International PLC, dilaporkan telah melakukan aksi jual terhadap saham milik PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Langkah divestasi ini melibatkan volume saham yang cukup besar dalam satu rangkaian transaksi.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah saham GOTO yang dilepas oleh Morgan Stanley mencapai 450 juta lembar. Transaksi penjualan tersebut dilakukan pada tingkat harga Rp27 per lembar saham.
Jika dikalkulasikan, total nilai transaksi dari aksi jual saham oleh perusahaan investasi asal Amerika Serikat tersebut mencapai Rp12,15 miliar. Pergerakan modal asing dalam saham GOTO kerap menjadi perhatian bagi para pelaku pasar modal di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengingat besarnya kapitalisasi pasar perusahaan teknologi tersebut.
Keputusan Morgan Stanley untuk melepas kepemilikannya pada saham GOTO menjadi sinyal penting bagi investor ritel maupun institusi dalam memantau dinamika harga saham sektor teknologi di pasar domestik. Pergerakan harga saham GOTO sendiri memang cenderung fluktuatif seiring dengan upaya perusahaan dalam mencapai profitabilitas dan efisiensi operasional.
Sebagai informasi, GoTo merupakan ekosistem digital terbesar di Indonesia yang terbentuk dari merger antara raksasa ride-hailing Gojek dan platform e-commerce Tokopedia. Sebagai perusahaan publik yang melantai di Bursa Efek Indonesia, kinerja saham GOTO sering kali menjadi indikator sentimen investor terhadap pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara, terutama terkait dengan tren konsumsi masyarakat dan adopsi teknologi finansial.






