Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian (Menperin) yang baru. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026).
Kehadiran Muhammad Sarmuji di kursi kepemimpinan Kementerian Perindustrian menandai babak baru dalam pengelolaan sektor industri nasional. Ia hadir menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh Agus Gumiwang. Perubahan kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa perspektif dan strategi baru dalam memajukan industri dalam negeri.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menyusun komposisi kabinet guna mencapai target-target pembangunan ekonomi. Sebagai Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji kini mengemban tanggung jawab besar untuk mengawal kebijakan industrialisasi, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong investasi di sektor manufaktur guna memperkuat struktur ekonomi nasional.
Sektor industri sendiri memegang peranan krusial dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Melalui penguatan basis industri, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan pada barang impor dan meningkatkan nilai tambah komoditas ekspor. Fokus pada hilirisasi industri menjadi salah satu agenda utama yang terus didorong untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dapat diolah menjadi produk jadi yang bernilai ekonomi tinggi sebelum dipasarkan ke mancanegara.






