Nadirsyah Hosen memberikan respons terkait kontroversi yang menyelimuti buku berjudul 'Memburu Muhammad' karya Feby Indirani. Sebagai sosok yang menulis kata pengantar dalam buku tersebut, Nadirsyah meminta masyarakat untuk menyikapi polemik yang muncul dengan kepala dingin dan ketenangan.
Ia menekankan pentingnya membaca karya tersebut secara menyeluruh dan utuh sebelum memberikan penilaian atau reaksi. Menurutnya, pemahaman yang parsial atau hanya mengambil potongan kecil dari isi buku berisiko menimbulkan salah tafsir yang justru memperkeruh suasana.
Buku 'Memburu Muhammad' yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2020 ini memang memicu diskusi hangat di ruang publik. Nadirsyah menilai bahwa diskusi intelektual seharusnya dibangun atas dasar pemahaman yang komprehensif terhadap seluruh argumen yang disampaikan penulis dalam bukunya.
Dengan membaca secara utuh, pembaca diharapkan dapat menangkap pesan dan konteks yang ingin disampaikan oleh Feby Indirani, sehingga kritik atau apresiasi yang muncul nantinya bersifat objektif dan tidak berdasarkan asumsi yang keliru dari cuplikan teks yang tersebar.






