Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam upaya meningkatkan ketahanan ekonomi daerah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui implementasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), yang secara khusus menyasar pada pengembangan ekosistem usaha ayam petelur melalui inisiatif yang disebut Program EGG.
Fokus utama dari program ini adalah memberikan penguatan pada rantai nilai usaha peternakan ayam petelur. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan memperluas akses pembiayaan bagi para pelaku usaha. Dengan dukungan finansial yang lebih mudah dijangkau, diharapkan para peternak dapat meningkatkan skala produksi serta memperbaiki kualitas manajemen usaha mereka.
Selain aspek pembiayaan, program ini juga menekankan pada penguatan ekosistem usaha dari hulu hingga ke hilir. Hal ini mencakup optimalisasi distribusi pakan, efisiensi proses produksi, hingga akses pasar yang lebih luas bagi hasil produksi telur. Sinergi antara regulator keuangan dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat lokal, khususnya para peternak di wilayah Jawa Barat.
Melalui Program EGG, OJK dan Pemprov Jabar berkomitmen untuk memastikan bahwa sektor peternakan tidak hanya menjadi sumber penghasilan bagi individu, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi daerah yang berkelanjutan. Integrasi antara akses modal dan pendampingan usaha menjadi kunci utama dalam mendorong daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Sektor peternakan ayam petelur merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat. Jawa Barat sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi agribisnis yang besar di Indonesia, sehingga penguatan pada sektor ini diharapkan dapat menekan angka inflasi bahan pangan serta menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan.






