Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi telah merilis susunan struktur kepengurusan untuk masa khidmah 2026-2031. Pengumuman ini menjadi langkah penting dalam menentukan arah organisasi ke depan untuk periode lima tahun mendatang.
Penetapan komposisi pengurus ini dilakukan guna memastikan roda organisasi tetap berjalan optimal dalam menjalankan visi dan misinya. Struktur kepengurusan yang baru diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan zaman serta memperkuat peran organisasi dalam memberikan kontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.
Keputusan mengenai susunan pengurus ini merupakan hasil dari mekanisme organisasi yang berlaku di internal Nahdlatul Ulama. Dengan terbentuknya struktur lengkap ini, PBNU kini memiliki landasan manajerial yang jelas untuk mengimplementasikan berbagai program strategis yang telah direncanakan bagi masa bakti 2026-2031.
Nahdlatul Ulama (NU) sendiri merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang memiliki pengaruh signifikan dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial. Sebagai organisasi yang mengedepankan prinsip tawasut (moderat), NU terus berperan aktif dalam menjaga harmoni keberagaman serta memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat Indonesia.






