PT KAI Logistik secara resmi mulai menguji coba pengoperasian moda transportasi kereta api untuk mengangkut berbagai komoditas hasil pertanian dari wilayah Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Jakarta pada Senin. Langkah strategis ini diambil guna memberikan alternatif baru dalam sistem distribusi produk pertanian agar lebih efisien.
Salah satu komoditas unggulan yang menjadi fokus dalam pengiriman ini adalah buah naga asal Banyuwangi. Dengan memanfaatkan jalur kereta api, diharapkan proses pengiriman barang dapat dilakukan dengan waktu tempuh yang lebih terukur dan risiko kerusakan produk yang lebih rendah dibandingkan dengan moda transportasi darat konvensional.
Layanan pengangkutan ini dirancang untuk memangkas rantai distribusi yang selama ini dianggap terlalu panjang. Dengan demikian, para petani di Banyuwangi diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas di ibu kota dengan kualitas produk yang tetap terjaga hingga ke tangan konsumen di Jakarta.
Selain efisiensi waktu, penggunaan kereta api untuk logistik pertanian ini juga dipandang sebagai upaya untuk menekan biaya operasional pengiriman dalam skala besar. KAI Logistik berkomitmen untuk terus mengoptimalkan layanan angkutan barang guna mendukung ketahanan pangan dan stabilitas harga komoditas pertanian di berbagai wilayah Indonesia.
Banyuwangi sendiri dikenal sebagai salah satu pusat produksi buah naga terbesar di Indonesia. Tingginya permintaan pasar di Jakarta menjadikan integrasi moda transportasi kereta api sebagai solusi logistik yang tepat untuk memastikan ketersediaan stok buah naga dan hasil tani lainnya tetap stabil di pasar metropolitan.






